Surabaya Ternyata Juga Metropolitan Penghasil Garam Sampai Agustus Hasilkan 3377 Ton

SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA - Berpredikat sebagai Kota Metropolitan, Kota Surabaya ternyata juga memiliki tambak garam dan memproduksi ribuan ton garam setiap tahunnya. Bahkan hingga Agustus lalu, produksi garam di Kota Surabaya mencapai sekitar 3.377 ton.
Meski demikian, Pemkot Surabaya tetap berupaya meningkatkan kapasitas produksi. Ada sejumlah startegi yang kini disiapkan.
Sementara para petani garam di Surabaya tersebar di beberapa kawasan. Di antaranya, warga pesisir pantai Kampung Greges, Kelurahan Tambak Sarioso, Kecamatan Asemrowo, Kota Surabaya.
Sudah puluhan tahun mereka menggarap lahan tambak garam seluas 20 hektare. Sebanyak tujuh warga Asemrowo menggarap lahan tersebut dan terbagi dalam beberapa petak.
Misalnya, Heri Susanto. Sejak puluhan tahun, ia bersama rekan-rekannya menggarap lahan tambak untuk pengolahan garam. "Ada dua metode dalam produksi garam kami, yaitu lewat geomembran dan langsung mengelola di tanah. Kalau pakai geomembran (terpal), kualitasnya bagus, kalau alasnya tanah maka hasilnya garam grosok," terang Heri, Rabu (6/10/2021).
Dalam setahun, Heri menyebut, ia bersama rekan-rekannya mampu menghasilkan antara 10-20 ton garam untuk tiap petaknya. Satu petak lahan tambak berukuran 1 hektare.
Dan para petani garam di Surabaya lebih beruntung ketimbang rekan-rekannya di Madura. Karena garam hasil panen di Surabaya ini bisa langsung ditampung di pengolahan atau pabrik.
"Produktivitas garam tergantung cuaca juga. Kalau cuaca bagus maka produktivitas juga bagus. Dalam satu tahun, per kotak (petak) bisa panen 10-15 ton dalam satu tahun, hasil panen kita kirimkan langsung ke pabrik," imbuhnya.
Pemkot pun berupaya memberikan intervensi. Camat Asemrowo Surabaya, Bambang Udi Ukoro berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) Kota Surabaya.
Harapannya, pembinaan kepada petani garam di wilayahnya bisa dilakukan secara masif. Menurutnya, produksi para petani masih bisa ditingkatkan. Strateginya adalah dengan teknologi geomembran.
0 Response to "Surabaya Ternyata Juga Metropolitan Penghasil Garam Sampai Agustus Hasilkan 3377 Ton"
Post a Comment